DELI SERDANG - Terkait Narasi Pemberitaan miring di salah satu media online, oknum wartawan diduga tipu Fahril Fauzi Lubis ( Alias Ucok Lubis) , Ucok Lubis di kenal sebagai Pemborong terkenal di Jajaran Pemkab Deliserdang
Bahkan Proyek Ucok Lubis Mencapai Total Milyaran dalam pertahun, Ucok Lubis dikenal awak media sebagai pembeli Proyek Sebagian oknum- oknum wartawan yang mendapat kan proyek dari berbagai Dinas di jajaran pemkab Kabupaten Deliserdang ,Selasa(25/11/2025)
Dikutip dari media online Menurut keterangan HBS Ketua JWI bahwa dalam narasinya sangat menyesatkan , Bendahara DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Deli Serdang,Fahril Fauzi Lubis alias ( Ucok Lubis) melalui ketua DPD JWI DS Hasan Basri Siregar yang mengaku salah satu korban mengatakan “Bendahara saya, Fahril Fauzi Lubis telah mentransfer dana sebagai bentuk uang muka proyek kepada HEJOSA, salah satu bukti transfer yang telah dikonfirmasi oleh korban menunjukkan aliran dana sebesar Rp10 juta melalui layanan BI Fast,"
Menurut H pihaknya menerangkan pada awal ceritanya, kami bersama HBS dan Y, mendatangi rumah Ucok Lubis pemborong terbesar yang terkenal di Pemkab Deliserdang itu, kami bertiga, H, HBS dan Y sepakat, meminjam Uang Ucok Lubis, dengan banyak nya kegiatan menjelang buka puasa dan Lebaran, dengan nilai Rp. 10 juta rupiah,
Ucok Lubis yang lebih Akrab disapa pihaknya mengirimkan dana tersebut di setorkan kerekening H, Namun begitu kami pulang dari rumah Ucok Lubis , H mentransfer uang ke HBS Ketua JWI senilai Rp. 1 juta , untuk acara kegiatan Buka puasa Bersama dengan JWI
Singkat nya dalam pembentukan JWI, HBS awal nya sebagai Ketua JWI, dan H diangkat sebagai Wakil Ketua JWI, HBS sempat menunjukan SK Kemenkumham ke Kepada H, Namun seiring berjalan waktu HBS, Mencoba memanfaatkan H baik dalam pemberitaan yang menampilkan namanya selalu terbit dalam pemberitaan media online dan mengancam di Group siapa yang tidak manaikan berita tentang dirinya akan diancam akan di keluarkan dari Group JWI , " Terang H
Lanjut H,bahkan HBS menyuruh H menyebarkan Proposal ke semua Dinas untuk meminta sumbangan atau bantuan untuk pelantikam HBS sebagai Ketua JWI, H menbrontrak lalu HBS mengeluarkan H sebagai wakil Ketua di JWI di karna permintaan HBS itu tidak masuk akal, " Masa kita buat proposal minta - minta ke pejabat untuk pelantikan yang mau dilantik sebagai ketua kan anda ,"kenapa saya yang harus cari uang nya," Kesalnya H
H mempertanyakan Kepada HBS siapa yang merasa tertipu akibat dan siapa yang merasa di manfaatkan, muncul narasi menyesatkan dalam media online , HEJOSA diduga memanfaatkan statusnya sebagai wartawan dan mengaku memiliki kedekatan dengan Bupati dan juga dengan pejabat tinggi lainnya di Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Ia lantas menawarkan peluang mendapatkan proyek pekerjaan pemerintah daerah dengan iming-iming jaminan kemenangan tender, berkat pengaruhnya. Modus operandi yang dijalankan HEJOSA terbukti efektif menjerat para korbannya."Menurut H ini narasi yang sepihak yang tidak mendasar dan Fitnah, " Tegas H
Menurut Keterangan Fahril Fauzi Lubis alias Ucok Lubis Pemborong terbesar di kabupaten deliserdang melalui ketua DPD JWI DS Hasan Basri Siregar yang mengaku - ngaku salah satu korban mengatakan “Bendahara saya, Fahril Fauzi Lubis telah mentransfer dana sebagai bentuk uang muka proyek kepada HEJOSA, salah satu bukti transfer yang telah dikonfirmasi oleh korban menunjukkan aliran dana sebesar Rp10 juta melalui layanan BI Fast,
dengan rekening penerima atas nama HEJOSA di Bank Rakyat Indonesia, dan itu uang yang digunakan bendahara kami uang kas JWI.”menurut H Narasi yang di tampilkan HBS ini Narasi yang tidak mendasar dan menyesatkan dari mana pulak dasarnya uang Kas JWI, sedangkan itu uang pribadi Ucok Lubis yang kami tau sendiri Kami Bersama HBS, H, Dan Y memdatangin rumah Ucok Lubis untuk meminjam karna banyak nya kegiatan di bulan puasa dan Lebaran, " kata H
Menurut Y Anggota JWI atas perintah HBS pihaknya menyampaikn melalui pesan singkat kepada H,
Apa crita bos, langka apa lagi yg mau di sampaikan, ketua Hasan sudah marah itu mengenai wa bos ada di transfer dana 1 juta ke dia, " Kata Y
Karena dana yg di kirim ke ketua Hasan ,itukan dana janji bos mau memberikan bantuan kegiatan JWI saat Acara dengan ketua Sumut di kantor buka puasa bersama, Setahu saya dan pak Ucok juga begitu,saat janji bos di rumah pak Ucok sebelum ngambil uang tersebut, " Ya wajar bos bantu dengan janji yang sudah di sampaikan, lagi pula bos mendapatkan dana tersebut kan dari perantara dan kepercayaan orang² JWI juga , " Ungkap nya
Terpisan Ucok Lubis, saat dikonfirmasi,Via Telpon Selulernya
Selasa (25/11/2025 ) Sekira pukul 13.51 Wib, pihaknya mengatakan bahwa saya tidak kenal dengan Hasan Basri awalnya , sama seperti abang juga saya tidak kenal, saya hanya kenal dengan Yan, dia yang membawa abang dan Hasan Basri ke rumah saya meminjam uang Rp. 10 jut itu dengan dali banyak nya kegiatan di bulan Puasa dan lebaran" Kata ucok Lubis
Dijelaskan ucok Lubis saya di paksakan Hasan Basri menjadi Bendahara JWI Deliserdang, dia meminta uang kepada saya dan mendesak saya untuk segera pelantikan JWI , saya bilang saja kepada Hasan Basri minta lah si H kalian kan pernah pinjam uang saya,kita kan ada uang kebetulan Proyek saya belum ada yang cair di Pemkab Deliserdang," Kata ucok lubis
Lanjut ucok lubis ,itu saja di jadikan uang Kas JWI " Dengan nada Emosi Ucok Lubis menerangkan kepada H, uda abang selesaikan saja sama mereka kalau pun kalian keberatan saya jadi Bendahara JWI ngk masalah sama saya, " Terang Ucok Lubis

0 Komentar